Badung (Penabali.com) – Kiprah Ayu Sudana sebagai pelaku usaha lintas sektor kian menguat melalui dua brand yang berangkat dari nilai serupa: keberlanjutan, kearifan lokal, dan pemberdayaan komunitas. Di industri kopi, ia meneruskan estafet Bali Beans Coffee & Co, produsen kopi Arabika premium asal Kintamani. Sementara di sektor properti dan hospitality, Ayu memimpin Tranquility Bali yang bersiap meluncurkan proyek hunian terbarunya, The Sanctuary Ubud, pada awal 2026 mendatang.
Bali Beans Coffee & Co dikenal sebagai perusahaan keluarga yang berdiri sejak 1985, didirikan oleh pasangan petani Nyoman Sudana dan Wayan Sari. Berangkat dari kebun kopi di dataran tinggi vulkanik Kintamani, usaha ini mengusung filosofi Tri Hita Karana yang menekankan harmoni hubungan manusia dengan alam dan spiritualitas. Filosofi tersebut menjadi fondasi dalam perjalanan Bali Beans hingga berkembang sebagai salah satu brand kopi lokal yang menembus pasar internasional.
Di bawah kepemimpinan generasi kedua, Ayu Sudana, Bali Beans memperkuat profesionalisme lewat pengembangan sektor hospitality kopi, edukasi, serta ekspansi pasar retail dan ekspor. Perusahaan tetap konsisten menjalankan konsep “From Crop to Cup”, yakni mengelola seluruh proses produksi secara mandiri mulai dari budidaya organik, pemetikan buah matang secara manual, pengolahan biji dengan metode Natural, Honey, hingga Wet Processing, penjemuran matahari, proses grading, roasting berstandar internasional, serta distribusi langsung tanpa perantara. “Kami hanya menggunakan metode organik tanpa bahan kimia. Tujuannya menjaga cita rasa alami sekaligus melindungi kesehatan konsumen dan ekosistem kebun,” ujar Ayu Sudana dalam keterangannya saat ditemui di Bali Beans Coffee & Co, Kerobokan, Badung.
Saat ini Bali Beans mengelola kebun seluas sekitar 5,5 hektar, dengan 2,5 hektar di antaranya merupakan area tanaman kopi aktif. Sebanyak 22 petani mitra tergabung dalam sistem Subak Abian, koperasi tradisional Bali yang mengedepankan semangat gotong royong dan keberlanjutan. Produksi rata-rata mencapai sekitar 500 kilogram green beans per hektar per tahun dengan varietas unggulan Arabika Kintamani yang dikenal memiliki karakter fruity, sentuhan citrus, serta tingkat acidity yang seimbang.
Selain menjalankan bisnis produksi, Bali Beans juga membuka program edukasi berbasis wisata kopi melalui tur kebun, kunjungan ke fasilitas roasting, sesi coffee tasting, serta storytelling seputar budaya kopi Bali. Upaya ini menempatkan kopi bukan semata komoditas, melainkan medium edukasi budaya. Untuk generasi muda, Bali Beans menghadirkan inisiatif Coffee Party, ruang kreatif non-alkohol yang telah berlangsung selama tiga tahun sebagai wadah interaksi komunitas.Di pasar global, Bali Beans telah membuktikan daya saingnya melalui ekspor ke sejumlah negara seperti Prancis, Inggris, Republik Ceko, hingga Amerika Serikat. Kendati sempat mendapat tawaran kerja sama untuk pembangunan pabrik berskala besar, perusahaan memilih tetap mempertahankan model pengelolaan berbasis nilai lokal.
“Bagi kami, kualitas dan keberpihakan pada komunitas lebih penting daripada ekspansi yang mengorbankan prinsip,” tegas Ayu.
Di sektor lain, Ayu juga mengembangkan Tranquility Bali sebagai perusahaan properti dan hospitality yang mengusung konsep hunian berbasis budaya. Proyek teranyar, The Sanctuary Ubud, dijadwalkan meluncur pada awal 2026 sebagai kompleks vila premium yang memadukan arsitektur modern dengan filosofi Tri Hita Karana serta konsep mindful living. Hunian ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara estetika, ketenangan, dan keberlanjutan, menjadikan rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang pemulihan.
Tak hanya di Ubud, Tranquility Bali juga menggarap Sanaya Residence Uluwatu, proyek vila kontemporer yang menyasar segmen lifestyle pesisir, serta Oxygen Ubud, hunian berkonsep kompak yang dioptimalkan bagi pasar sewa dengan permintaan tinggi.Ayu menegaskan, seluruh proyek Tranquility Bali dikembangkan dengan memperhatikan karakter tiap lokasi, menjaga identitas Bali, serta mengedepankan dampak jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Layanan manajemen terpadu pun disiapkan bagi para pemilik, mulai dari operasional, pemasaran digital, hingga strategi penyewaan.
Melalui langkah simultan di industri kopi dan properti, Bali Beans Coffee & Co bersama Tranquility Bali menunjukkan bahwa brand lokal mampu tumbuh di pasar global sembari tetap berpijak pada nilai budaya, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan komunitas.

