Categories Denpasar

Dihadapan Keluarga Alumni UGM, Gubernur Koster Paparkan Kebijakan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menerima Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Kamis (14/11/2019), di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar. KAGAMA ada di Bali dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) XIII.

Dihadapan anggota KAGAMA, Gubernur Koster memperkenalkan berbagai terobosan dan kebijakan yang telah, akan, dan sedang dilakukannya dalam menata Bali secara fundamental melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Terobosan dan kebijakan itu diantaranya dalam pelestarian alam dan lingkungan Bali, terbit Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

“Sejak dicanangkan, Pergub yang pertama ada di Indonesia ini mendapatkan banyak apresiasi dan respon positif dari berbagai daerah, bahkan dunia internasional. Kemarin ada yang coba menggugat, tapi kita menang di MK. Saya tegaskan, untuk menjaga alam Bali ini, saya tidak pernah takut dengan siapapun yang mau merusak. Itu komitmen saya,” tegas orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Sedangkan yang paling anyar lanjut Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini, diterbitkannya dua Pergub sekaligus. Yakni Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

“Saya baru menyelesaikan kebijakan Bali Energi Bersih. Nantinya pembangkit listrik yang ada di Bali harus berbahan bakar energi baru terbarukan. Semua harus berbasis energi baru terbarukan. Target tahun 2024, pembangkit listrik di Bali harus sudah menggunakan energi baru terbarukan. Selain itu juga telah dibuat kebijakan penggunaan kendaraan motor listrik berbasis baterai. Hal ini sebagai upaya agar alam Bali semakin bersih,” terang jebolan ITB ini.

Dalam kesempatan ini pula, Gubernur Koster menyampaikan terima kasih telah memilih Bali sebagai lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA. Ia berharap KAGAMA bisa ikut berkontribusi membangun Bali.

Pembacaan puisi oleh Ny. Putri Suastini Koster mengisi pertemuan ini. Puisi ini bertemakan nasionalisme dan kecintaan terhadap Negeri yang berjudul, berjudul “Sumpah Kumbakarna”, buah karya Denok Kristianti. (red)