Singaraja (Penabali.com) – Bakal Calon Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta berjanji akan membangun pusat olah raga atau sport center di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Janji tersebut dilotarkan Giri Prasta disela-sela penutupan KMS Cup ke VI di GOR Bhuana Patra, Senin (2/9) malam. Menurut Giri, pembangunan sport center itu sebagai wadah untuk generasi muda Buleleng dalam menyalurkan bakatnya saat ini.
Menurutnya, Kabupaten Buleleng memiliki banyak potensi di Bidang Olahraga. Banyak atlet yang sudah dilahirkan baik itu cabang olah raga sepak bola, panjat tebing, tenis meja dan sebagainya. Sehingga pembangunan pusat olahrga ini menjadi suatu keharusan saat dirinya bersama Wayan Koster terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. “Saya berjanji akan membangun sport center di Buleleng, karena disini gudangnya atlet. Kami sudah melakukannya di beberapa tempat di Badung seperti di Petang. Ini dilakukan untuk mengurangi dampak penyalahgunaan narkotika bagi anak muda,” ucapnya.
Terkait masalah anggaran, menurut Giri Prasta itu sudah dipikirkan dan bisa direalisasikan. Asalkan sesuai dengan regulasi yang ada dan tidak menyalahi aturan hukum saat ini. “Untuk anggaran astungkara bisa diwujudkan janji ini, asal tidak melanggar hukum dan regulasi. Nantinya bisa dari dana hibah, BKK dan sebagainya. Kalau janji ini saya ingkari, jangan kasi saya pulang ke Buleleng lagi, ” imbuhnya.
Sementara itu, inisiator kegiatan yang juga anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, Ketut Kariasa Adnyana mengatakan jika antusias warga masyarakat Buleleng sangat tinggi terhadap olah raga. Terbukti hingga gelaran KMS yang ke VI ini semuanya sangat tinggi antusiasmenya. Karena itu pemimpin Bali dan Buleleng nantinya harus mampu mewadahi minat dan bakat dari masyarakat Buleleng terutama generasi muda.
“Di Buleleng ini gudangnya atlet berprestas dan banyak atlet tingkat nasional dan internasional lahir di Buleleng. Kita di PDI Perjuangan ada paket Koster-Giri untuk di Bali dan Sutjidra-Supriatna di Buleleng akan komit untuk memajukan olah raga di Buleleng. Ini juga untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di generasi muda,” pungkas Kariasa. (ika)

