Mangupura (Penabali.com) – Kapolres Badung menggelar pertemuan silaturahmi bersama jajaran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Badung, Selasa (10/2/2026), di Ruang Lounge Polres Badung. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membangun kolaborasi antara kepolisian dan pengusaha muda dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Badung didampingi Wakapolres Badung Kompol I Gede Suarmawa, S.H., Kasat Intelkam AKP I Ketut Sumertha, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Azarul Ahmad, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasatlantas AKP Ni Luh Tiviasih, S.H., M.H., serta Kasat Binmas AKP I Ketut Gunaweda. Sementara dari HIPMI Kabupaten Badung hadir Ketua Umum I Ketut Bijaya Negara (Obix) bersama Sekretaris Umum I Putu Restu Wiana dan Bendahara Umum I Made Kass Winata Keneh.
Kapolres Badung menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan kalangan pengusaha muda. Menurutnya, sinergi antara Polri dan HIPMI memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, sehingga dapat menunjang iklim usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Badung. Ia juga menegaskan komitmen Polres Badung untuk terus membuka ruang dialog dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua HIPMI Kabupaten Badung I Ketut Bijaya Negara mengapresiasi inisiatif Kapolres Badung dalam memperkuat kolaborasi dengan pengusaha muda. Ia menilai bahwa kondisi keamanan yang stabil merupakan faktor utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan. HIPMI Badung, kata dia, siap bersinergi dengan Polres Badung dalam menjaga kamtibmas serta berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kegiatan usaha yang patuh hukum dan berorientasi pada tanggung jawab sosial.
Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Polres Badung dan HIPMI Kabupaten Badung semakin solid. Kolaborasi antara aparat keamanan dan pelaku usaha dinilai mampu meningkatkan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan investor, serta mendorong kemajuan ekonomi daerah. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, aman, tertib, dan lancar. (rls)

