Singaraja (Penabali.com) – Nyoman Arya Astawa atau yang lebih akrab disama Mang Dauh kini tetap melakukan aksi berbaginya dengan memberikan sebanyak 400 paket sembako di enam desa. Kegiatan ini pun menepis anggapan jika kegiatan yang dilakukan oleh penggiat pariwisata di Lovina itu hanya untuk kepentingan politik semata.
Ratusan paket sembako ini menyasar warga yang kurang mampu di beberapa desa yang ada di Kecamatan Buleleng. Penyerahan bantuan dilakukan di Griya Kepiting yang terletak di Jalan Kartini Singaraja pada Minggu (25/8)kemarin.
Ditemui usai penyerahan sembako, Pihaknya menjelaskan penyerahan sembako ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat saat ini. Bantuan yang diberikannya pun saat ini memang sangat dibutuhkan ditengah kondisi ekonomi, utamanya pariwisata yang baru bangkit pasca covid 19.
“Kecintaan dan kepedulian ‘tiang’ kepada rakyat adalah titah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Yang tiang laksanakan hanyalah meneruskan titipan Beliau yang Maha Pemurah,”ucap Mang Dauh.
Dia berharap, semoga masyarakat di berbagai wilayah se – kecamatan Buleleng selalu dalam perlindungan Ida Sang Hang Paraning Dumadi. “Semoga situasi dan kondisi tetap kondusif dalam perhelatan pemilihan kepala daerah Kabupaten Buleleng 27 Nopember 2024 mendatang,”tandasnya.
Ia juga tegas membantah agar event ini tidak dikaitkan dengan politik kendatipun sebelumnya santer dikabarkan dirinya akan maju dalam pilkada Buleleng. Meski tidak mendapatkan rekomendasi resmi dari PDI Perjuangan, tidak menyurutkan niatnya untuk berbagi ke sesama.
“Tiang sekarang jadinya lebih fokus ke dunia pariwisata. Dan selamat kepada Pak dr Sutjidra dan Pak Gede Supriatna atas rekomendasi yang diberikan. Semoga mampu mengemban amanat yang diberikan. Tidak ada rumus kecewa dalam kamus hidup tiang. Marilah kita saling genggaman tali kasih persaudaraan demi Buleleng yang lebih maju ke depan,” kata Mang Dauh dengan legowo.
Pada tempat yang sama, Jro Gabur selaku tim kemanusiaan Mang Dauh mengakui jika Mang Dauh adalah sosok sumber daya manusia langka di Buleleng.”Pak Mang Dauh itu tidak pernah mengenal lelah untuk bersedekah kepada sesama. Pak Mang Dauh selalu tulus ikhlas berbagi untuk warga. Terima kasih banyak, astungkara Hyang Widhi selalu melindungi Pak Mang dan keluarga,” ujar Jro Gabur.
Sebelumnya, Mang Dauh menyempatkan diri hadir dalam perlombaan Sampi Gerumbungan di Desa Kaliasem dalam rangka Lovina Festival 2024. Saat itu, Mang Dauh menyantuni hadiah sebesar Rp 9 juta kepada para peserta lomba. (ika)

