Categories Bali Denpasar

PLN Lakukan Perawatan dan Pemeliharaan Rutin APAR dan APAB, Demi Keselamatan dan Keandalan

Denpasar (Penabali.com) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali kembali melakukan langkah strategis dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan keselamatan kerja. Kali ini, melalui program pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Beroda (APAB) di Gardu Induk (GI), Gardu Hubung (GH), serta gudang peralatan PLN UP2D Bali yang berjumlah 222 buah..

APAR adalah perangkat pemadam api ringan portabel yang berfungsi untuk memadamkan kebakaran dalam skala kecil pada tahap awal. Sedangkan APAB merupakan alat pemadam api beroda dengan kapasitas lebih besar yang digunakan untuk mengatasi kebakaran dengan cakupan lebih luas. Keduanya menjadi lini pertahanan pertama dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di fasilitas kelistrikan yang memiliki risiko tinggi.

Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menyampaikan bahwa pemeliharaan APAR dan APAB merupakan bagian penting dalam menjamin keselamatan aset dan pelayanan pelanggan.

“Pemeliharaan rutin APAR dan APAB sangat penting untuk memastikan peralatan ini selalu siap digunakan. Dengan demikian, risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga andal dan aman. Hal ini sejalan dengan ekspektasi masyarakat yang membutuhkan layanan listrik tanpa gangguan,” ungkap Petrus.

Tahapan pemeliharaan dilakukan secara sistematis, meliputi: Inspeksi Visual – Mengecek kondisi fisik tabung, selang, dan komponen pendukung, Pemeriksaan Teknis – Memastikan tekanan, media pemadam, serta kelayakan segel pengaman, Penggantian dan Pengisian Ulang – Melakukan isi ulang media pemadam yang telah kedaluwarsa atau berkurang volumenya, Pengujian Fungsional – Menjalankan uji coba untuk memastikan APAR dan APAB berfungsi optimal, Penempatan Ulang – Menata kembali alat di lokasi strategis yang mudah dijangkau dalam keadaan darurat.

Melalui program pemeliharaan ini, PLN UP2D Bali tidak hanya memperkuat aspek keselamatan kerja, tetapi juga mendukung keandalan sistem kelistrikan agar kebutuhan energi listrik pelanggan senantiasa terpenuhi. (rls)