Categories Badung Berita Kesehatan

“Rakse Rumakse” Cegah DBD, Gus Adhi dan Relawan Amatra Lakukan Fogging Mandiri

Selain berfokus pada penanganan pandemi virus corona (covid-19), pemerintah saat ini juga tengah “berperang” melawan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kasusnya naik cukup tajam hingga Mei tahun ini.

Melihat kondisi demikian, memantik semangat salah satu tokoh masyarakat Kerobokan, Badung, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra). Bersama Relawan Amatra, tokoh yang lebih populer disapa Gus Adhi itu bergerak cepat turun ke masyarakat melakukan pengasapan (fogging) khususnya menyasar wilayah Kerobokan.

Untuk kegiatan fogging kali ini, Gus Adhi dan Relawan Amatra, menyasar 5 banjar di Desa Kerobokan dan Desa Kerobokan Kelod, Kabupaten Badung, Minggu (10/5/2020). Kelima banjar tersebut adalah Banjar Gede, Banjar Tegeh, Banjar Kancil (Desa Kerobokan), Banjar Pengubengan Kangin dan Pengubengan Kauh (Desa Kerobokan Kelod).

Foto: Penyerahan obat fogging dan masker di Banjar Pengubengan Kauh, Desa Kerobokan Kelod.

“Ini bukan yang pertama, sebelumnya juga kita lakukan fogging dan ini hampir tiap minggu. Selain fogging, kami juga serahkan obat fogging, masker, dan kami juga laksanakan penyemprotan desinfektan untuk mencegah penyebaran covid-19”, kata Gus Adhi saat ditemui dirumahnya usai fogging.

Gus Adhi mengatakan, di saat pemerintah sedang berjuang, berjibaku melawan covid-19, satu penyakit yang disebabkan virus dengue dimana beberapa jenis nyamuk menularkan atau menyebarkan virus ini dan mengakibatkan Demam Berdarah Dengue, tak bisa dianggap remeh. Apalagi ungkapnya, korban terjangkit DBD di Bali meningkat, bahkan angka kematiannya pun tergolong tinggi.

Karena itu, pria yang juga sebagai anggota Komisi IV DPR RI ini mengajak masyarakat melakukan gerakan bersama guna meminimalisir kasus DBD. Yaitu memberantas sarang nyamuk dengan membuang dan menimbun benda yang tergenang air, mengaktifkan fogging, dan rutin memantau jentik nyamuk secara berkala di rumah dan di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Foto: Gus Adhi dan Relawan Amatra, di depan kediaman Gus Adhi, di Kerobokan, Badung.

“Ingat, lakukan juga secara mandiri gerakan 3M yakni Menguras, Menutup, Menyingkirkan/Mendaur Ulang, dan Menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dbersihkan. Ini dapat dilakukan rutin minimal seminggu sekali. Dan mari kita saling menjaga lingkungan sekitar kita tetap bersih dan sehat, rakse rumakse (saling jaga, red) alam semesta ini”, pesan anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Menurut Gus Adhi, DBD dan virus corona sama-sama penting untuk dicegah dan ditangani dengan sangat serius karena keduanya sangat berbahaya dan jadi musuh bersama.

“Makanya selain menggerakkan lagi pemberantasan sarang nyamuk, jangan dilupakan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan cegah covid-19 agar kedua penyakit ini dapat kita tekan penularannya”, ucap Gus Adhi. (red)