Categories Berita Gianyar Kesehatan

Rutin Lakukan Enema Kopi, Arya Amitaba: “Ini sudah jadi gaya hidup saya”

Metode detoksifikasi melalui enema kopi, mungkin saja masih asing kita dengar. Namun enema kopi kini jadi tren membuang racun dalam tubuh. Menurut Intruksi dan Caregiver Enema Kopi yang juga admin grup Facebook Kopi Enema Indonesia, Sanny Andari, detoksifikasi dengan enema kopi adalah dengan proses memasukkan 900 ml air kopi organik hangat kedalam kolon yang akan disalurkan melalui pembuluh darah khusus ke liver. Enema kopi akan meningkatkan produksi Glutathione-S-Transferase, salah satu hormon yang diproduksi liver untuk mengeluarkan toksin dan radikal bebas dari dalam tubuh.

Salah seorang yang sudah menjalani enema kopi sejak tiga tahun terakhir, Made Arya Amitaba mengungkapkan pengalaman awalnya menggunakan metode detoksifikasi enema kopi ini.

“Pada awal enema saya memang merasakan ada reaksi agak pusing, mual dan badan lemas karena tubuh dikuras. Tapi setelah terbiasa efek sampingnya jadi hilang, tubuh terasa lebih ringan, lebih fresh dan makin enerjik melakukan aktivitas. Terpenting saya masih bisa bebas mengkonsumsi makanan,” jelas Arya Amitaba disela acara “Enema Kopi Mari Sehat Bersama BPR Kanti”, Sabtu (30/11/2019), di Gedung Pusdiklat BPR Kanti, Batubulan, Gianyar.

Arya Amitaba menambahkan, ada banyak manfaat enema kopi selain yang ia rasakan saat ini. menormalkan kondisi darah, perbaikan kondisi kulit, menyeimbangkan produksi hormon, detoksifikasi racun dalam tubuh, meregenerasi sel-sel dalam tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta pemulihan penyakit.

“Ini (enema kopi, red) sudah menjadi gaya hidup saya saat ini,” kata Dirut BPR Kanti ini singkat. (red)