Categories Badung Politik

Satu Garis Komando, Golkar Bali Tegas Tolak Munaslub, Sugawa Korry: Segera Sosialisasikan ke DPD II

Badung (Penabali.com) – Para Ketua DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, di Hotel Mulia Resort, Nusa Dua, Badung, Minggu malam (30/7/2023).

Hasil pertemuan itu telah menegaskan bahwa Partai Golkar dan Ketua DPD Golkar Provinsi se-Indonesia sepakat, solid, dan komit satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, untuk menyelesaikan semua agenda selama 5 tahun ini sampai akhir periode 2024

“Kami sudah bertekad untuk menang, menang Pilpres, menang Pileg, dan menang Pilkada,” ucap Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Doli menegaskan, semua DPD Golkar sudah bekerja dipimpin Ketua DPD Golkar Provinsi Kabupaten dan Kota sampai ke tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

“Kami tidak mau pekerjaan yang sudah kami lakukan yang tinggal 6 bulan lagi ini terganggu dengan hal-hal yang bisa merusak hasil konsolidasi ini,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPR RI ini juga mengatakan, Partai Golkar komitmen dengan apa yang sudah diputuskan di Munas, Rapimnas, dan Rakernas,

“Kami ingin menegaskan kalau ada yang mengatakan bahwa isu Munaslub itu memang diusulkan 2/3, kami nyatakan 100 persen kami disini menolak Munaslub,” tegas Doli.

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, bersama Ketua DPD Golkar Provinsi se-Indonesia. (foto: ist.)

Sementara itu ditemui tempat yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry, menjelaskan pertemuan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia dengan Ketua Umum Partai Golkar di Bali, adalah hasil komunikasi antara Ketua DPD 1 yang merasa terusik dengan sejumlah pihak di internal Partai Golkar yang menghembuskan wacana Munaslub.

“Kami meminta bertemu dengan ketua umum dan bersyukur bisa bertemu Pak Airlangga ditengah aktivitas beliau yang sangat padat dan kami bersepakat bahwa 100 persen Ketua DPD 1 Golkar menolak wacana Munaslub,” jelas Sugawa Korry.

Terkait Pilpres, kata Sugawa Korry, seluruh Ketua DPD Golkar Provinsi menyerahkan semua mandat kepada Ketua Umum Golkar untuk menentukan siapa capres dan cawapresnya dan bagaimana proses bernegosiasi, strategi dan momentum yang tepat.

Partai Golkar sebagai bagian dari koalisi pemerintahan Jokowi juga akan selalu mendorong penuh agar Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, tetap berada di dalam pemerintahan hingga tahun 2024.

“Kami tetap memberikan kewenangan kepercayaan sesuai keputusan Munas Rapimnas Rakernas kepada ketum menentukan capres cawapres maupun didalam negosiasi koalisi,” ujarnya.

Sugawa Korry kembali menegaskan, bahwa Partai Golkar solid dan satu komando menolak tegas wacana Munaslub.

“Ini jangankan 2/3, ini 100 persen menolak Munaslub, dan keputusan pertemuan ini akan kami sosialisasikan kepada DPD 2,” tegas Sugawa Korry. (red)