Categories Berita Denpasar

Selasa (14/04/2020), di Bali 92 Positif Covid-19, 10 Kasus Diantaranya Transmisi Lokal

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Disease Corona (Covid-19) Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan perkembangan penanganan (Covid-19) di Provinsi Bali, Selasa (14/4/2020) di Denpasar.

Jumlah kumulatif pasien positif sebanyak 92 orang, bertambah 6 orang WNI (4 imported case dan 2 orang transmisi lokal). Sedangkan jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 21 orang terdiri dari 17 WNI dan 4 WNA. Sementara jumlah pasien yang meninggal 2 orang.

Dewa Indra mengatakan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi imported case. Sedangkan sampai saat ini terdapat 10 kasus transmisi lokal.

“Berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan covid-19 seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya,” kata Dewa Indra.

Karena itu, Dewa Indra mengatakan untuk memutus rantai penyebaran virus corona maka semua pihak wajib dengan penuh kesadaran dan disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua fungsi. Pertama, bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/droplex akan tertahan oleh masker sehingga percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar dari percikan dari orang lain terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata.

“Untuk menghindari penularan virus corona maka kita harus disiplin, rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah hanyut melalui sabun dan air mengalir,” jelas Sekda Provinsi Bali ini.

Ia juga mengingatkan agar sebisa mungkin menghindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda-benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera tersebut akan memudahkan bagi virus corona masuk kedalam tubuh.

“Tetaplah disiplin menjaga jarak dari orang lain, karena tidak semua orang yang terinfeksi virus corona akan menunjukkan gejala,” ungkapnya. (red)