Seleksi PPAP, Pande Prayika: Lahirkan Putra Putri Terbaik Wakili Bali

Seleksi PPAP, Pande Prayika: Lahirkan Putra Putri Terbaik Wakili Bali

Ketua DPD Purna Prakarya Muda Indonesia Provinsi Bali, I Gede Pande Eka Prayika. (foto: ist.)

(Penabali.com) – Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Seleksi Peserta Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), Minggu (15/05/2022).

Untuk menyongsong pelaksanaan Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) yang akan dilaksanankan pada bulan Juni 2022, Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dan juga DPD PPMI Provinsi Bali melaksanakan seleksi peserta yang lolos dalam tahapan seleksi wawasan kebangsaan dan tes wawancara yang diikuti 10 orang peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Ketua DPD Purna Prakarya Muda Indonesia Provinsi Bali, I Gede Pande Eka Prayika, berharap melalui kegiatan seleksi ini akan melahirkam perwakilan putra putri terbaik Bali untuk mewakili Bali dalam kegiatan PPAP ini.

“Di tahun ini pelaksanaan PPAP akan diselenggarakan di dua titik yaitu di zona timur berlokasi di Papua Barat dan di zona barat di Jawa Timur,” ujar Pande Prayika.

Program PPAP ini adalah program yang dilaksanakan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, bersinergi dengan pemerintah daerah. Kegiatan PPAP merupakan kegiatan kepemudaan yang sangat strategis dan unggulan untuk bisa dilakukan secara kolaboratif lintas sektoral atau lintas kementerian termasuk dengan BUMN, BUMD dan pihak swasta yang terkait, serta lembaga lainnya.

Kegiatan PPAP 2022 mengambil tema “Pemuda Membangun Desa”, melalui tema tersebut diharapkan para pemuda dapat berkontribusi dan berpartisipasi untuk mendorong pembangunan seperti bidang pertanian, kewirausahaan, kesehatan, tenaga kerja, kehutanan, lingkungan hidup, perikanan dan bidang lainnya sesuai dengan potensi lokal.

Melalui kegiatan PPAP tersebut diharapkan karakter pemuda Indonesia yang mandiri, unggul, dan berdaya saing sekaligus berjiwa kepeloporan, peduli dan kesukarelawanan sosial dengan semangat gotong royong dalam bingkai kearifan lokal yang hidup tumbuh berkembang di masyarakat. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published.