Singaraja ( Penabali.com) – SPN Polda Bali resmi menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) dan Pelatihan Manajerial Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 Tahun Anggaran 2025. Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Bhakti SPN Polda Bali, dipimpin oleh Kepala Sekolah Polisi Negara ( SPN) Kombes Pol Dewa Putu Eka D., S.I.K., M.H.
Program pelatihan ini akan berlangsung selama tiga bulan, dengan dua bulan pertama difokuskan pada pendidikan dasar militer dan satu bulan selanjutnya untuk pembekalan kemampuan manajerial. Sebanyak 375 peserta SPPI yang berasal dari Provinsi Bali, NTB, dan NTT mengikuti pembukaan ini, didampingi para pelatih, pengasuh, serta tenaga pengajar gabungan dari TNI dan Polri.
Hadir dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng, serta perwakilan dari Universitas Pertahanan RI, yaitu Kolonel Laut Pelaut Yudi Subiantoro, yang menjabat sebagai Kepala Tim Manajerial SPPI Batch 3 Kolat XI Udayana. Selain SPN Polda Bali sebagai Satuan Pendidikan B, program ini juga berlangsung di Rindam IX Udayana sebagai Satuan Pendidikan A. Komando pelatihan SPPI Batch 3 tahun 2025 sendiri berada di bawah kendali Laksamana Pertama TNI A. Ag. B. Oka Wirayudhatama, alumni AAL 1992.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Dewa Putu Eka menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam mempersiapkan calon tenaga penggerak pembangunan nasional yang akan bertugas di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Peserta akan dibekali kemampuan dasar militer seperti baris-berbaris, pengenalan senjata ringan, hukum humaniter, hingga doktrin-doktrin TNI lainnya. Kami ingin membentuk pribadi tangguh dan disiplin, siap menjadi patriot muda Indonesia,” jelasnya.
Sebelum pelatihan ini dimulai, telah dilakukan penyamaan persepsi antar satuan pendidikan TNI dan Polri pada Februari lalu di UNHAN RI, Sentul. Kegiatan tersebut langsung dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI dan Kepala Badan Gizi Nasional, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul di bidang gizi dan pembangunan daerah.
Setelah upacara pembukaan, seluruh siswa SPPI menerima pembekalan awal di Gedung Saraswati, yang disampaikan langsung oleh KASPN Polda Bali. Dalam arahannya, Dewa Putu Eka menekankan pentingnya semangat nasionalisme, kedisiplinan, motivasi diri, serta kebanggaan sebagai bagian dari SPPI. Ia juga berharap seluruh siswa dapat membangun jiwa korsa dan semangat kolaborasi demi pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ke depan, para lulusan SPPI ini akan menjadi ujung tombak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis melalui pembentukan Satuan Penyedia Pelayanan Gizi (SPPG). Mereka tak hanya dibekali kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga akan didorong untuk membantu mengelola dan memajukan potensi lokal di daerah masing-masing.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin mereka benar-benar siap ketika terjun ke lapangan, mampu bekerja keras, menjalin kerja sama, dan memberikan solusi nyata di masyarakat,” tutup Kombes Pol Dewa Putu Eka. (ika)

