Berita duka datang dari pekerja migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang dinyatakan meninggal dunia akibat covid-19 setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit.
Pasien positif covid-19 ini diketahui berdomisili di Denpasar, berusia 53 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Dengan tambahan 1 pasien meninggal, berarti jumlah pasien meninggal akibat covid-19 di Bali menjadi 4 orang, 2 WNA dan 2 orang WNI.
“Diketahui pasien yang meninggal dunia ini punya riwayat dari negara terjangkit karena yang bersangkutan adalah mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di kapal pesiar. Rencananya hari ini jenazah dikremasi di Krematorium Mumbul. Dari hasil penelusuran diketahui yang bersangkutan baru pulang ke Bali tanggal 4 April dan sejak tanggal 6 April dirawat di RSUP Sanglah,” jelas Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Rabu (22/04/2020).
Ia juga mengungkapkan, ada tambahan 1 orang pasien positif covid-19 di Kota Denpasar. Sehingga secara akumulatif jumlah kasus positif covid-19 di Kota Denpasar menjadi 37 orang.
Dari 37 orang positif tersebut terdiri dari 13 orang pekerja migran, 6 orang memiliki riwayat datang dari daerah terjangkit, 6 pasien transmisi lokal, dan riwayat datang dari negara terjangkit sebanyak 12 orang. Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 11 orang dan 24 orang masih dirawat di rumah sakit.
“Tambahan satu pasien positif tersebut merupakan transmisi lokal dari suami ke istrinya. Suaminya itu pekerja migran,” terang Dewa Rai.
Dengan kondisi tersebut, Dewa Rai kembali mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggungjawab mematuhi himbauan pemerintah sehingga angka kasus positif covid-19 tidak terus bertambah.
“Mari tingkatkan kewaspadaan dan saya minta masyarakat tetap tenang agar imun tubuh tetap terjaga. Saya harap masyarakat juga jujur jika memiliki riwayat dari negara terjangkit atau daerah terjangkit agar segera melakukan isolasi baik secara mandiri maupun karantina yang dilakukan oleh pemerintah. Mari lebih waspada dan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan,” tegasnya. (red)

