Categories Berita Denpasar

Sidak Adminduk di Pelabuhan Benoa, Amankan Sajam dan Tengkorak Rusa

Saat menggelar penertiban di Pelabuhan Benoa, Sabtu (04/01/2020), Tim Gabungan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, SatPol PP, TNI/Polri, dan pihak terkait mengamankan 2 orang penumpang tidak membawa identitas kependudukan, 2 penumpang membawa senjata tajam (samurai, badik, serta cerurit), dan 1 orang penumpang membawa tiga tengkorak kepala rusa. Mereka diamankan Tim Gabungan ketika baru turun dari kapal yang bersandar di dermaga kedatangan domestik Pelabuhn Benoa, Denpasar.

“Kegiatan ini bertujuan pendataan penduduk sebelum atau pasca arus balik libur panjang. Sidak juga akan dilaksanakan hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya pemetaan jumlah penduduk,” jelasnya Kadis Dukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gede Juli Artabrata didampingi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Ni Luh Lely Sriadi.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain untuk pengendalian penduduk di Kota Denpasar, kegiatan ini juga salah satu upaya untuk mensosialisasikan kepada penduduk pendatang bahwa E-KTP itu sangat penting. Pihaknya juga mengaku telah mensosialisasikan kepada pihak-pihak yang melayani jasa penyebrangan untuk menghimbau penumpangnya untuk melengkapi diri dengan E-KTP.

“Untuk itu saya imbau agar semua penduduk kemanapun tujuannya harus membawa E-KTP, dan kepada seluruh pelabuhan agar ikut mensosialisasikan tertib administrasi kependudukan dari keberangkatan,” imbaunya.

Dari hasil sidak tersebut pihaknya mengaku akan menyerahkan ke pihak terkait untuk langkah lebih lanjut. Untuk penumpang tanpa identitas akan diserahkan ke Satpol PP. Sedangkan penumpang yang kedapatan membawa sajam akan diserahkan ke pihak kepolisian dan untuk penumpang yang membawa tengkorak kepala rusa akan dikoordinasikan dengan pihak BKSDA. (red)