Singaraja ( Penabali.com) – Komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan Puskorindonesia Buleleng dengan turun langsung ke Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt pada Minggu (26/4). Melalui kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar lingkungan griya dan pasraman.
Kegiatan yang dilaksanakan di Griya Sunia Tirta Amerta Sulanya ini menyasar sulinggih, pemangku, sarati, serta masyarakat sekitar griya. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus edukasi pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Ketua Puskorindonesia Buleleng, dr. DR. Ketut Putra Sedana, Sp.OG, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang terus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Pihaknya ingin memastikan kehadiran layanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di lingkungan spiritual seperti griya dan pasraman.
“Kami hari ini kembali turun sesuai dengan program di Buleleng, memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis ke griya-griya dan pasraman. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan umat, khususnya sulinggih, pemangku, sarati, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, griya tidak hanya sebagai rumah suci, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran nilai-nilai kehidupan. Begitu pula pasraman sebagai tempat pendidikan spiritual yang memberikan pemahaman mendalam bagi umat.
“Di griya dan pasraman ini kita mendapatkan tattwa dan pemahaman sebagai bekal kehidupan umat. Maka kegiatan ini tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan dalam kegiatan ini masih bersifat dasar dengan fokus utama pada upaya pencegahan. Tujuannya agar masyarakat tetap sehat dan dapat mendeteksi dini potensi penyakit.
“Pemeriksaan ini lebih banyak ke pencegahan. Namun jika ditemukan pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut, kami akan merujuk ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit pratama, maupun RSUD,” tambahnya.
Lebih jauh ditegaskan, program pengobatan gratis ini telah dipersiapkan secara matang agar tidak berhenti di tengah jalan. Puskorindonesia Buleleng berkomitmen untuk terus menjalankan program ini secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Program ini akan terus kami lakukan secara konsisten. Tidak akan berhenti, karena masalah kesehatan adalah bagian dari kehidupan yang harus terus mendapat perhatian,” tegas dr. Putra Sedana. (ika)

