Categories Bali Berita Buleleng

Wabup Supriatna Dorong Perkuat Persaudaraan Semeton di Perantauan

Singaraja ( Penabali.com) – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mendorong masyarakat Buleleng yang berada di perantauan untuk terus memperkuat rasa persaudaraan dan menjaga solidaritas antarsemeton. Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Pasemetonan Buleleng (Poleng) Jakarta Raya di Wantilan Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, Tiga Raksa, Tangerang, Banten, Minggu (17/5).

Perayaan HUT ke-8 Poleng diawali dengan persembahyangan bersama yang diikuti pengurus dan anggota Poleng Jakarta Raya. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi masyarakat Buleleng di tanah rantau sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah asal.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Supriatna didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa serta Kepala Bappeda Buleleng Komang Audi Berawijaya. Kehadiran jajaran Pemkab Buleleng disambut antusias oleh semeton Buleleng yang menetap di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Wabup Gede Supriatna mengapresiasi eksistensi Poleng yang dinilai mampu menjadi wadah pemersatu masyarakat Buleleng di perantauan. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut sangat penting untuk menjaga rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat gotong royong antarsemeton.

“Ulang tahun organisasi bukan hanya dimaknai sebagai bertambahnya usia, tetapi juga menjadi momentum refleksi, evaluasi, dan penguatan komitmen terhadap tujuan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, perjalanan Poleng selama delapan tahun telah diwarnai berbagai dinamika dan tantangan. Namun, kondisi tersebut justru dinilai mampu memperkuat solidaritas serta rasa persaudaraan masyarakat Buleleng di tanah rantau.

Pada kesempatan itu, Wabup Supriatna bersama Sekda Gede Suyasa juga melaksanakan dialog interaktif dengan anggota Poleng Jakarta Raya. Dialog tersebut membahas berbagai isu strategis, potensi daerah, hingga kebutuhan pembangunan di Kabupaten Buleleng.

Dalam paparannya, Wabup Supriatna menjelaskan kawasan perkotaan Singaraja memiliki potensi besar sebagai pusat perdagangan barang dan jasa. Selain itu, Buleleng juga memiliki potensi wisata heritage, budaya, dan wisata alam yang terus dikembangkan.

Ia juga menyampaikan, Kabupaten Buleleng telah ditetapkan sebagai kawasan tematik pariwisata dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Karena itu, dukungan masyarakat Buleleng di perantauan dinilai penting untuk ikut mendorong percepatan pembangunan daerah. (ika)