Arsip Kepegawaian sudah Digital, Pemkab Buleleng Terbaik Bali-Nusra

Buleleng, Inovasi27 Views

Buleleng (Penabali.com) – Pemkab Buleleng kembali meraih penghargaan bergengsi. Kali ini, Pemkab Buleleng berhasil meraih penghargaan dalam bidang Digitalisasi Arsip Kepegawaian yang dikelola Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Penghargaan ini berhasil diraih setelah menjadi yang terbaik diantara seluruh Wilayah Kerja Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penghargaan diberikan disela penyelenggaraan Rapat Koordinasi Permasalahan Kepegawaian yang diselenggarakan di Hotel Arcadia Surabaya, Jawa Timur, Selasa (16/5/2023). Penghargaan diserahkan Plt. Kepala BKN, Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS., dan diterima Sekda Buleleng, Gede Suyasa.

Pemkab Buleleng mampu meraih penghargaan setelah Kantor Regional X BKN melakukan evaluasi beberapa waktu lalu. Bahkan, dibawah kepimimpinan Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, Pemkab Buleleng mampu masuk dalam 8 besar penerima penghargaan dengan meraih nilai paling tinggi dan mengungguli seluruh instansi di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur dalam Digitalisasi Arsip Kepegawaian.

Selain Pemkab Buleleng, penghargaan juga diberikan kepada 7 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Wilayah Kanreg X BKN Denpasar antara lain, di peringkat kedua Pemkab Karangasem, peringkat ketiga Pemkab Jembrana, peringkat keempat Pemprov Bali, peringkat kelima Pemkot Denpasar, peringkat keenam Pemkab Ngada, peringkat ketujuh Pemkab Klungkung, dan peringkat kedelapan Pemkab Alor.

Ditemui usai menerima penghargaan, Sekda Buleleng Gede Suyasa mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kinerja yang baik dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng.

Sekda Suyasa dengan penghargaan di bidang Digitalisasi Arsip Kepegawaian. (foto: ist.)

“Kita patut besyukur karena hasil kerja dari teman-teman kita di BKPSDM membuahkan hasil, tentunya ini sangat membanggakan,” ucapnya.

Sekda Suyasa juga menjelaskan, penghargaan ini diberikan karena data kepegawaian di Pemkab Buleleng sepenuhnya sudah diinput secara digital. Seperti misalnya dokumen pengangkatan pegawai, kenaikan pangkat, taspen, sampai pensiun. Dengan demikian kearsipan data pegawai dapat terjamin terarsip dengan baik

“Penginputan ini menjadi yang terbaik dan mendapatkan nilai tertinggi, lebih dari 99 persen data digital kepegawaian sudah terinput, sehingga itu menyebabkan kita mendapatkan apresiasi,” imbuhnya.

Selain itu, Suyasa juga menegaskan, digitalisasi arsip kepegawaian sangat penting karena dapat mempermudah ASN di Kabupaten Buleleng untuk mencari dokumen atau data yang diperlukan.

“Kita sudah lakukan sejak tahun 2022, dan para ASN di Buleleng sudah merasakan bahwa lebih mudah mencari dokumen, sehingga jika naik pangkat tidak lagi mengurus surat menyurat yang begitu ribet. Bahkan sebelum tanggal kenaikan pangkat, mereka sudah bisa menerima SK, begitu juga yang pensiun sehingga proses lanjutan sudah bisa berjalan,” pungkasnya. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *