Buleleng (Penabali.com) – Kendati status PPKM di Kabupaten Buleleng masuk level 2, namun edukasi dan sosialisasi Prokes terus digencarkan. Tak hanya itu, Pemkab Buleleng juga tidak mengendorkan kegiatan vaksinasi.
“Sampai saat ini vaksinasi masih terus kami lakukan baik di layanan kesehatan maupun dengan pola door to door, terutama pada sasaran lansia dan warga yang masih tercecer,” jelas Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, di ruang kerjanya, Senin (15/11/2021).
Suwarmawan menegaskan, Kabupaten Buleleng selama sepekan ini berada dalam level 2 sesuai ketentuan Pemerintah Pusat. Namun demikian, bukan berarti masyarakat dan seluruh pihak terkait penanganan Covid-19 dapat serta merta mengabaikan protokol kesehatan.
“Kondisi ini kita lalui bersama, bukan karena apa, kita diajarkan untuk senantiasa hidup sehat ditengah pandemi ini, entah itu siapa pun. Mari bersama-sama lawan pandemi ini tatkala kita adalah pejuang,” kata pria yang biasa dipanggil Ketsu ini.
Terkait perkembangan harian Covid-19, Kadis Kominfosanti Kabupaten Buleleng ini menyampaikan hari ini masih nihil atau tidak terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
“Hal ini bukan masalah sepele, setiap hari besar menimbulkan penambahan kasus konfirmasi baru. Sekiranya kita semua menyadari hal itu. Tetap taati protokol kesehatan, jangan lengah,” pinta Suwarmawan.
Secara kumulatif, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng sebanyak 10.450 orang, dengan rincian 9.910 orang sembuh, 537 orang meninggal dan 3 orang dalam perawatan. (rls)

