Hub Project, Ruang Kreatif Anak Muda Ciptakan Peluang Usaha

Secara berkelanjutan, Kota Denpasar terus berkomitmen dalam menciptakan ruang kreatif bagi insan muda. Tak hanya mengkhusus bagi masyarakat Denpasar, keberadaan ruang kreatif yang dikemas dalam Creative Hub ini juga dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Bali, sehingga segala potensi yang dimiliki oleh generasi muda dapat terwadahi serta dapat bermuara pada pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Salah satu ruang kreatif yang kini hadir di Kota Denpasar adalah Hub Project, yang baru saja diresmikan Walikota Rai Mantra, Sabtu (23/3), di Jalan Merdeka IV, No.17, Denpasar.

Hub Project merupakan ruang kreatif yang difungsikan untuk mendukung geliat ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Dengan tag line “Conect and Collaboration”, dimana dengan Hub Project ini para member dan pengunjung dapat saling terhubung dan berklaborasi untuk menghasilkan karya.

Hub Project merupakan buah kerjasama antara Nu Foam Coffe, Merdeka Lodge, Voordurend dan Harmoni Permata, yang menawarkan beragam fasilitas. Mulai dari cafe, guest house, coin laundry, distro, coworking space, virtual office, meeting room dan clas room.

“Besar harapan kami suasana yang nyaman di Hub Project dengan lingkungan bisnis diharapkan mampu mendorong tumbuhnya geliat ekonomi di Kota Denpasar,’ kata pengelola Hub Project Creative Hub, I Made Hendika Permana, disela peresmian.

Fasilitas-fasilitas tersebut dapat dinikmati member maupun pengunjung dengan biaya yang terjangkau. Suasana yang nyaman dengan lingkungan bisnis diharapkan bisa menambah geliat kesuksesan ekonomi kreatif di denpasar dan bali pada umumnya.

Beberapa sub sektor kreatif yang dapat
didukung melalui tampat ini adalah Aplikasi dan Pengembang Permainan, Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Film, Animasi, dan Video, Kuliner, Musik, dan Seni Rupa.

Hendika menyatakan, Hub Project tidak hanya sekedar “space” namun memiliki tujuan yang lebih dalam yaitu
membuat sebuah “Project” untuk saling terhubung dan berkolaborasi dalam sebuah “HUB”.

“Ditengah persaingan bisnis yang makin tinggi, berkolaborasi merupakan sebuah keharusan dalam mengembangkan sayap bisnis menjadi lebih besar”, ujarnya.

Hendika menambahkan, industri kreatif merupakan salah satu bentuk kewirausahaan yang menjanjikan kedepannya. Pemuda di Denpasar akan banyak beraktivitas untuk saling mendukung dalam meningkatkan usahanya dibidang kreatif dengan dukungan banyak fasilitas yang menarik di Hub Project.

Sementara, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mnyambut baik adanya Hub Project Creative Hub yang kedepanya dapat memberikan ruang sekaligus wadah untuk berkumpulnya insan kreatif di Bali, khususnya Kota Denpasar.

“Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendorong tumbuh kembang wadah kreatif yang dikenal dengan creative hub ini, sehingga segala potensi yang dimiliki oleh generasi muda dapat terwadahi serta dapat bermuara pada pengembangan sektor ekonomi kreatif,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Rai Mantra, beragam fasilitas yang tersedia di Hub Project ini sudah lengkap. Sehingga pihaknya mendorong generasi muda untuk memanfatkan Hub Project ini menjadi Co-Working Space guna merangsang tumbuhnya ide kreatif yang dapat menjadi peluang usaha.

“Selamat atas diresmikanya Hub Project ini. Mari kita terus berinovasi dan berkarya di dalam Co-Working Space guna menciptakan peluang usaha dengan tetap mempertahankan identitas dimana tradisi, digitalisasi, dan modernisasi bergerak bersama yang dikenal dengan istilah orange ekonomi yang bergerak dalam ekonomi kreatif,” ujar putra mantan Gubernur Bali Ida Bagus Mantra itu. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *