HUT ke-16 Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Bupati Buleleng Harap Jadi Suluh dan Pengayom Umat

Buleleng (Penabali.com) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana berharap agar Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha terus meningkatkan kualitas pembinaan kepada siswa pasraman.

Hal itu diungkapkan Bupati Suradyana saat menghadiri Perayaan HUT ke-16 Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Jumat (15/04/2022). Bupati Suradnyana dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan selamat dan berharap kedepan pasraman yang berlokasi di Banjar Penarungan Kelurahan Penarukan Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini bisa terus berjalan mengayomi masyarakat.

‚ÄúPada ulang tahun yang ke-16 ini semoga Pasraman Brahma Vidya Samgraha berjalan lancar tidak kekurangan suatu apapun dan tetap eksis untuk membina umat serta menjadi tempat pinandita menimba ilmu sehingga betul-betul bisa melaksanakan kegiatan spiritual dan keagamaan di masing-masing tempatnya,” jelas Bupati Suradnyana didampingi Wabup Sutjidra

Sementara Wabup Sutjidra menilai keberadaan Pasraman Brahma Vidya Samgraha ini tidak lepas dari dukungan dan motivasi segala pihak, sehingga masih eksis dan dipercaya masyarakat menjadi tempat menimba ilmu keagamaan.

“Sampai saat ini sudah lahir 8 sulinggih, ini luar biasa. Jadi apa yang menjadi tujuan pasraman ini untuk membina para pinandita dan umatnya bisa tercapai,” ungkapnya.

(foto: ist.)

Manggala Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Ida Bhawati Hermawan Tangkas, mengatakan hingga saat ini pihaknya tetap mengemban tugas melakukan pembinaan terhadap 1.947 orang siswa. Selama 16 tahun berdiri membina siswa, telah lahir 8 sulinggih yang berasal dari Lombok, Buleleng, Gianyar, Klungkung, dan Jembrana.

“Kami tidaklah mencetak jro mangku, pasraman ini untuk memberikan tempat untuk para pinandita untuk memperdalam wawasan terkait kepinanditaan khususnya yang menyangkut tiga kerangka dasar agama Hindu,” jelas Ida Bhawati.

Ditambahkan, pada ulang tahunnya ke-16 ini, Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha mengambil tema “Tuna Sathak Bhati Sanak, Tuna Berana Wibuh Sawitra”.

“Ketika pemangku menjalankan pengabdian kepada masyarakat, keuntungannya bukanlah materi tapi sawitra dan semeton baru yang ditemui,” tutupnya.

Di hari yang sama, juga dilakukan pengukuhan kepada puluhan siswa pasraman baru dan tingkat madya. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, mantan Bupati Karangasem I Wayan Gredeg, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Asdatun Kajati Jawa Timur I Putu Gede Astawa, Forkopimda Buleleng, serta para pinandita. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *