Categories Event Gianyar

Hut ke-62 LVRI, Pangdam IX/Udayana Ajak Masyarakat Hargai Jasa Veteran

“Kodam IX/Udayana Bantu Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada 19 Veteran PKRI”

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menghadiri Hut ke-62 LVRI tahun 2019, yang dilaksanakan di Balai Budaya Gianyar, Selasa (29/1). Peringatan tahun ini mengusung tema “Legiun Veteran RI Bertekad Menyukseskan Pemilu dengan Menjaga Persatuan dan Kesatuan Demi Tetap Tegaknya NKRI.”

LVRI sebagai institusi yang paling tepat sebagai pewaris nilai juang ’45 diharapkan juga mampu mensukseskan program sosialisasi Jiwa Semangat Nilai ’45 (JSN ’45). Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya yang dibacakan Kasdam mengajak kepada seluruh anggota LVRI beserta keluarga serta segenap elemen masyarakat untuk turut serta menjaga wilayah Bali tetap kondusif menjelang pesta demokrasi pada bulan April nanti yaitu pilpres dan pileg. Tak lupa, Pangdam juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada LVRI dengan harapan agar seluruh anggota LVRI Provinsi Bali tetap sehat, semangat, kompak dan semakin solid untuk menjaga persatuan dalam koridor Kebhinnekaan.

“Apabila kita mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan Indonesia sudah sepantasnya kita semua sebagai generasi penerus bangsa menghargai jasa-jasa para Veteran, karena tidak sedikit pengorbanan jiwa dan raga, cucuran darah, keringat dan air mata yang diberikan oleh mereka secara tulus ikhlas demi merebut kemerdekaan”, kata Pangdam Udaya dalam sambutannya yang dibacakan Kasdam.

Sebagai bentuk penghormatan kepada jasa-jasa para Veteran, TNI-AD khususnya Kodam IX/Udayana terus berupaya memberikan perhatian diantaranya dengan memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 19 orang veteran PKRI.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gianyar Made Mahayastra mengajak selurh masyarakat untuk meneladani sikap-sikap perjuangan yang telah ditunjukkan para Veteran. “Apalagi dalam era globalisasi pada saat ini jiwa semangat dan nilai juang ’45 wajib diteladani oleh kita semua utamanya oleh generasi muda agar tidak kehilangan jati diri ditengah derasnya arus keterbukaan. Ancaman terbesar bagi suatu bangsa sesungguhnya bukan berasal dari luar tetapi berasal dari dalam apabila kita tidak mampu menghayati hakekat-hakekat dari perjuangan bangsa itu sendiri”, jelas Bupati Mahayastra.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan LVRI Pusat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Bagian Adminitrasi Umum Provinsi Bali I Wayan Suarjana, mengatakan generasi muda dapat meneruskan perjuangan para Veteran sehingga kedaulatan NKRI tetap utuh.

Pada peringatan ini, dilaksanakan penyerahan secara simbolis surat gelar kehormatan Veteran dan tunjangan Veteran LVRI oleh Gubernur Bali yang diwakili Asisten III Bagian Adminitrasi Umum Provinsi Bali didampingi Kasdam IX/Udayana, Waka Polda Bali dan Bupati Gianyar. (red)