Jumat 8 Oktober 2021, RI 1 ke Bali Cek Kesiapan Penyelenggaraan KTT G-20

Jumat 8 Oktober 2021, RI 1 ke Bali Cek Kesiapan Penyelenggaraan KTT G-20

Danrem Wira Satya mengecek kesiapan pengamanan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Bali. (foto: ist.)

Denpasar (Penabali.com) – Kodam IX/Udayana selaku Komando Operasi Pengamanan (Koops Pam) wilayah Bali dan Nusa Tenggara melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP Kamis (07/10/2021), bertempat di Lapangan Apel Makorem 163/Wira Satya. Bertindak selaku Pimpinan Apel, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Apel dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI bersama Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan sejumlah rombongan pada Jumat (08/10/2021) ke Provinsi Bali dalam rangka mengecek kesiapan penyelenggaraan KTT G-20 di Bali pada tahun 2022 mendatang.

Pangdam IX/Udayana dalam amanatnya yang dibacakan Danrem Wira Satya menjelaskan pengamanan VVIP selalu dilaksanakan bersama dengan kekuatan dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya baik pada event nasional maupun internasional, sehingga harus dapat memberikan jaminan keamanan yang terbaik dan maksimal.

“Untuk itu, segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius dan tidak ada istilah ini sebagai kegiatan rutinitas”, tegas Pangdam.

Apel gelar pasukan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP baik secara perorangan maupun satuan serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur Satgas serta langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan sesuai prosedur tetap (Protap) Pengamanan VVIP yang berlaku.

Pangdam IX/Udayana menekankan dan memastikan sinergitas serta kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat utamanya untuk menjamin kelancaran serta menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, secara terpisah Brigjen TNI Husein Sagaf mengatakan ada 4 titik yang akan dikunjungi Presiden Jokowi. Yaitu Bandara Ngurah Rai, Mangrove Information Center, dan Kantor Gubernur untuk memberikan arahan kepada Forkompimda, BNDCC. Setelah itu, Presiden bersama rombongan kembali ke bandara untuk perjalanan berikutnya.

“Rangkaian kegiatan ini lebih kurang 6 atau 5 jam, tetapi semuanya sudah kita antisipasi, kita menggelar 1.366 personel yang menjaga semua titik baik venue-venue maupun rute yang dilalui RI 1. Kegiatan yang kita laksanakan terus-menerus untuk memantau situasi sehingga pelaksanaan bisa berjalan aman dan lancar,” ucap Danrem.

“Yang utama tentu dalam rangka KTT G-20 yang tahun depan dilaksanakan tentu prosesnya masih panjang karena pelaksanaan tahun 2022. Berarti harus disiapkan dari sekarang untuk meyakinkan Bali siap menjadi tuan rumah,” imbuhnya.

Danrem sangat berharap dukungan dari semua pihak dan masyarakat agar kegiatan kunjungan kerja Presiden RI dan rombongan dapat berjalan aman dan lancar serta dukungan terhadap kesiapan Bali sebagai tuan rumah KTT G-20. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published.