Meski Kasus Harian Nihil, Satgas Covid-19 Buleleng Tetap Gaspol Lakukan Sosialisasi Prokes

Meski Kasus Harian Nihil, Satgas Covid-19 Buleleng Tetap Gaspol Lakukan Sosialisasi Prokes

Satgas Covid-19 Buleleng sosialisasikan prokes ke masyarakat secara mobile. (foto: ist.)

Buleleng (Penabali.com) – Langkah intensif diambil Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Buleleng guna mencegah timbulnya klaster tahun baru. Salah satu upaya yang dilakukan Tim Yustisi dari unsur TNI/Polri dan SKPD terkait adalah melalui siaran keliling untuk mengimbau masyarakat dalam hal pembatasan aktifitas jam malam dan taat prokes jelang tahun baru di wilayah Kabupaten Buleleng.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis, (30/12/2021), Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan, mengatakan kegiatan sosialisasi ini sudah mulai dilaksanakan dari tanggal 27 Desember sampai tanggal 31 Desember 2021. Dalam sosialisasi ini pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk membatasi aktifitas sampai pukul 10 malam dan selalu menerapkan prokes yang ketat.

Ketut Suwarmawan menjabarkan, Tim Yustisi dari unsur TNI, Polri, Dinas Kominfosanti, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Kecamatan melakukan sosialisasi di beberapa kelurahan dan desa, diantaranya Kelurahan Banjar Jawa, Liligundi, Sukasada, Desa Gitgit, Sambangan, Panji dan berakhir di Taman Kota Singaraja.

“Semoga dengan langkah baik ini, masyarakat bisa tertib mematuhi aturan pemerintah sehingga tahun baru bisa kita lewati tanpa adanya klaster baru,” kata Suwarmawan.

Selain itu, pihaknya juga menekankan kepada seluruh lapisan masyarakat Buleleng agar secepatnya menuntaskan vaksinasi dan menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk menscreening awal gejala Covid-19.,” tambahnya.

Sementara itu terkait kasus harian Covid-19 Buleleng, Suwarmawan mengatakan sangat bersyukur karena kembali nihil kasus terkonfirmasi Covid-19.

“Kemarin kita mencatatkan nol pasien Covid-19, sekarang tidak ada lagi penambahan. Mudah-mudahan hal ini terus kita pertahankan, sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama untuk dapat melewati pandemi ini tercapai,” harapnya.

Secara kumulatif kasus konfirmasi berjumlah 10.462 orang dengan rincian sembuh 9.923 orang, meninggal 539 orang. (rls)

Bagikan berita ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published.