Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster tak hanya lihai diatas panggung ketika sedang menunjukkan jiwa berkeseniannya. Istri Gubernur Bali Wayan Koster ini ternyata juga mampu memasak, tentu karena Ia juga seorang ibu rumah tangga.
Kepiawaian wanita yang populer disapa Bunda Putri ini dalam memasak terlihat saat mengikuti lomba ‘Marandang’ atau membuat masakan rendang, sebagai rangkaian puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-47 Tahun 2019, Jumat (26/7) lalu.
“Kita masak langsung di sini, saya sangat suka prosesnya karena mengajak kebersamaan. Setelah kita masak sendiri, penuh perjuangan dan akhirnya kita sangat menikmati. Ini jadi pengalaman berharga bagi kita,” ujarnya.

Lomba Marandang dihadiri Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, dilaksanakan di Taman Melati, Museum Adityawarman, Padang, Sumatera Barat, serta diikuti seluruh anggota TP PKK se-Indonesia.
Marandang merupakan proses mengolah daging sapi atau kerbau dengan campuran santan dan bumbu sesuai takarannya selama berjam-jam hingga mencapai ‘randang’. Tahapan yang dinamai randang melewati tingkat ‘gulai’ dan ‘kalio’. Rendang sendiri merupakan salah satu kuliner nusantara yang berasal dari Minangkabau. Saat ini masakan rendang sudah dikembangkan dengan beragam eksperimen sehingga semakin dikenal di Indonesia hingga mancanegara. (red)

