Singaraja ( Penabali.com ) – Kontestasi Pilkada Buleleng tahun ini nampaknya akan berlangsung sengit. Terbaru, Ketua DPD Golkar Bali. I Nyoman Sugawa Korry kini mendaftar sebagai bakal Calon Bupati lewat Partai Nasdem. Selang beberapa jam, Ketua Bappilu Demokrat Bali, Dewa Nyoman Sukrawan mendaftar Bakal Calon Bupati lewat sejumlah partai. Hal ini keduanya dilakukan untuk membentuk koalisi agar bisa menandingi dominasi PDI Perjuangan di Buleleng.
Ditemui di Kantor DPC Partai Nasdem Buleleng, Sugawa Korry menjelaskan keinginannya untuk membentuk koalisi besar di Kabupaten Buleleng. Koalisi yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Nasdem ini disebut cukup untuk menandingi dominasi PDI Perjuangan selama beberapa tahun terakhir. Sugawa menyebut, keinginannya untuk berkoalisi dengan Partai Nasdem ini sudah mendapatkan ijin dari DPP Partai Golkar. Selain itu, sugawa menilai visi misi yang ditawarkan oleh Partai Nasdem ini sejalan dengan marwah Partai Golkar saat ini.
“Kami melihat Partai Nasdem membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati dan itu sejalan dengan semangat Partai Golkar untuk membangun Buleleng. Kami sangat tertarik dan mengikuti proses dari Partai Nasdem sendiri. Mekanisme di dalam partai dan meminta ijin di DPP untuk mendaftar di nasdem sendiri sudah kami lakukan,”terang Sugawa.
Hanya saja, saat ini Sugawa enggan menyebut siapa yang akan menjadi pendamping dirinya untuk maju di Pilkada Buleleng. Menurutnya, semua keputusan ada di ranah DPP Partai Golkar dan hasil survei internal sendiri.
“Kami tidak mendekati atau menjanjikan pasangan lain. Setelah hasil survei, baru akan kami dekati. Aturan di partai sudah jelas, kalau kami di Golkar akan melakukan survei dulu. Kalau surveinya signifikan baru akan dilakukan penjajakan,”Imbuhnya.
Sementara itu ditempat berbeda, Ketua Bappilu Partai Demokrat Bali dan Ketua Nyama Braya Gibran Bali, Dewa Nyoman Sukrawan memastikan pihaknya akan maju lewat partai politik. Sukrawa pun sudah melakukan pendaftaran di sejumlah partai, sebut saja Partai Nasdem,Partai Demokrat, Partai Hanura dan yang terbaru Ia juga melakukan pengambilan formulir di Partai yang membesarkannya, yakni PDI Perjuangan. Meski sudah tidak menjadi kader banteng lagi, sukrawan mengaku masih ada kesempatan untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati lewat PDIP dan beberapa partai.
“Semakin banyak Partai, semakin ada komitmen, semakin jelas saya lahir sebagai calon, partai besar juga belum tentu kuat, partai kecil juga belum tentu lemah. Karena semua mempunyai kesempatan yang sama tergantung figur yang diusung,”terang Sukrawan.
Pihaknya pun mengaku, akan mengikuti semua proses yang ditetapkan oleh partai – partai pilihannya, untuk melahirkan calon – calon yang benar – benar membangun Kabupaten Buleleng.(ika)

