Singaraja (Penabali.com) – Pasangan I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna akan membuka program Mesadu untuk masyarakat Buleleng, apabila berhasil memenangkan Pilkada Buleleng 2024. Program ini diberikan untuk mengetahui keluhan di masyarakat, sehingga dapat segera ditangani.
Hal tersebut disampaikan Sutjidra dan Supriatna usai melakukan pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng di kantor KPU Buleleng, Kamis (29/8). Dikatakan Sutjidra, program Mesadu ini akan dibuka setiap Selasa atau Rabu di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Masyarakat dapat dengan leluasa menyampaikan segala keluh kesah, atau kritik terkait pemerintahan. “Dengan program ini kami dapat mendengar keluh kesah masyarakat. Untuk lokasinya mungkin di rumah jabatan setiap Selasa atau Rabu pagi. Kami terima keluhan masyarakat, dan langsung ditanggapi dan dieksekusi secepatnya,” jelas Sutjidra.
Selain program Mesadu, pasangan calon dari Partai PDI Perjuangan ini juga menyusun program prioritas yang menyasar pada pelayanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, sandang pangan dan papan, jaminan sosial tenaga kerja, serta adat budaya kearifan lokal dan pariwisata. “Kami juga menyusun program layanan ambulans kesehatan dan jenazah gratis. Mengingat selama ini masyarakat miskin khususnya, sulit untuk mendapatkan pelayanan ambulans gratis dan itu sering dikeluhkan oleh masyarakat,” terang Sutjidra.
Sementara Supriatna berjanji akan merancang program untuk menguatkan kedaulatan pangan di Buleleng, melalui Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. “Melalui Perda ini kami akan memperluas lahan pangan berkelanjutan. Produk-produk pertanian juga akan diarahkan ke industri, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Subak akan kami jadikan sebagai garda terdepan,” katanya.
Dalam persiapan dalam menghadapi Pilkada Buleleng 2024, paket Jos24 ini mengaku akan segera melakukan konsolidasi dengan 8 partai pengusungnya. Sehingga target menenangkan suara hingga 65 persen dapat tercapai. (Aik)

