Terpilih Secara Aklamasi, Made Nyiriyasa Kembali Nahkodai BKS LPD Buleleng

Singaraja (Penabali.com) – BKS LPD Kabupaten Buleleng melaksanakan Musyawarah Kabupaten pada Jumat (7/6) di Hotel Bali Taman Singaraja, Buleleng. Muskab yang diikuti oleh seluruh LPD yang ada di Buleleng ini membahas sejumlah agenda penting. Salah satunya, Pemilihan pengurus baru periode 2024-2029.

Muskab yang berlangsung alot itu menghasilkan keputusan yang musyawarah. Secara Aklamasi, Made Nyiriyasa, S.Sos, MMA yang telah 24 tahun menggagas mendirikan dan memimpin BKS LPD Kab.Buleleng terpilih kemvali secara aklamasi untuk kembali memimpin BKS LPD Buleleng. Pamucuk LPD Desa Adat Ambengan ini mendapat dukungan suara dari seluruh LPD yang ada di sembilan Kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BKS-LPD Provinsi Bali yang sekaligus mengukuhkan Ketua Terpilih, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. Koordinator LP LPD Kabupaten Buleleng bersama sraf , Pembina LPD Buleleng Cq.Kadis Kebudayaan Kab.Buleleng , Bank BPD Bali Cang Singaraja dan Seririt serta 169 Pamucuk LPD perwakilan LPD se- Buleleng.

Ketua Panitia Muskab BKS LPD Buleleng, Ketut Sulatra menjelaskan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) organisasi wajib hukumnya untuk melakukan Muskab. Pasalnya masa kepengurusan periode sebelumnya sudah dinyatakan berakhir.

“Ini persiapan sudah dari jauh – jauh hari kami laksanakan. Semoga para pengurus baru nantinya mampu mengemban tugas yang diamanatkan oleh LPD -LPD yang ada di Buleleng,”terang Sulatra.

Usai pengukuhan, Made Nyiriyasa, S.Sos, MMA mengungkapkan akan melanjutkan berbagai program yang telah dirancang sebelumnya sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Salah satu yang menjadi prioritas yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia khusunya di seluruh LPD yang ada. Selain itu, bagaimana kedepan keberadaan LPD yang ada melek akan teknologi, informasi.

“Sudah barang tentu kami akan melanjutkan program – program sudah yang sudah kami buat di periode sebelumnya. Nah ini bersama pengurus baru, sudah barang tentu dengan semangat baru, bagaimana membuat keberadaan LPD di Buleleng ini lebih maju,”terang Nyiriyasa.

Rencana program kerja tersebut tentunya ia harapkan agar didukung juga oleh seluruh LPD yang ada di Kabupaten Buleleng.”Marilah kita berlaku sesuai koridor, agar apa yang kita cita-citakan bersama bisa tercapai. Yakni, keberadaan LPD bisa bermanfaat bagi desa adat bersangkutan,”harapnya.

Disisi lain, selalu Pembina LPD di Kabupaten Buleleng, Dinas Kebudayan Kabupaten Buleleng pun mengharapkan keberadaan LPD di Buleleng semakin memberikan kontribusi untuk pengembangan Daerah. Apalagi, keberadaan LPD yang berada di hampir seluruh pelosok desa ini akan mampu menggerakkan perekonomian di wilayah masing – masing.

“Sudah barang tentu, selalu pembina LPD berharap keberadaan LPD nantinya bisa menjadi penggerak perekonomian yang ada. Untuk itu, penguatan SDM dan kapasitas pengurus harus benar – benar mampu mewujudkan ini,”terang Kadis Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika.

Sementara Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan mengapresiasi pelaksanaan Muskab BKS LPD Buleleng. Sebagai Kabupaten terluas, tentunya keberadaan LPD mampu menyerap hampir 800 orang tenaga kerja. Bahkan menurut Cendekiawan, Buleleng merupakan salah satu wilayah dengan keberadaan aset LPD terbesar, yakni mencapai Rp. 2 Triliun.

“Ini para pengurus nantinya harus terus bersinergi. Bagaimana keberadaan LPD bisa menciptakan sejumlah inovasi, supaya bisa bersaing dengan lembaga keuangan masa kini. Selain itu, sebagai padruen Desa Adat, sudah selayaknya juga bersinergi dengan jajaran Desa Adat,”pungkas Nyoman Cendekiawan.(ika)