Menutup tahun 2019, Rodalink Indonesia-Denpasar kembali menggelar jelajah sepeda Bike For Life di Pulau Bali, Minggu (15/12/2019). Tur bersepeda yang diikuti ratusan bikers ini mengangkat tema “Explore Tourism” dan dilepas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Made Teja mewakili Gubernur Bali, di Rodalink Indonesia-Denpasar Jl. Teuku Umar Denpasar, Minggu (15/12/2019).
Ratusan peserta dengan beragam jenis tunggangan mulai dari sepeda santai hingga yang model sepeda gunung profesional tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka bersepeda santai dipandu para guide dari Rodalink Indonesia-Denpasar. Yang spesial kali ini karena bersepeda massal ini juga turut diikuti atlet sepeda nasional Indonesia, Kusmawati Yazid.
“Dari kegiatan ini kami tak hanya ingin mengkampanyekan hidup sehat dan fokus peduli terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga punya komitmen untuk menambah teman-teman di Bali,” jelas Manager Marketing Rodalink Indonesia Lucky Tantra, sesaat sebelum start.

Lebih lanjut dikatakan, Bike For Life Rodalink merupakan kegiatan pertama di Indonesia yang dipelopori Rodalink Indonesia-Denpasar. Ia berharap, tahun 2020 event ini akan diperluas jangkauannya sehingga bisa dilakukan oleh Rodalink secara nasional.
“Tahun ini pasar semakin kuat seiring dengan tren bersepeda yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Tahun 2020 kami berencana menambah store baru dan fokus meningkatkan pelayanan dari segi pengalaman konsumen,” terangnya.
Sementara itu, dalam kegiatan Bike For Life Rodalink kali ini, para peserta menyusuri rute jalanan di Kota Denpasar menuju dua titik poin yakni Tukad Bindu, dan Pantai Mertasari. Supervisor Rodalink Denpasar Kadek Arya mengatakan, selain tubuh selalu bugar, bersepeda kerap menjadi ajang mensyukuri keindahan semesta dari Sang Pencipta lantaran jalur sepeda yang kerap mengandalkan alam. Pertemanan juga semakin luas karena pesepeda umumnya berasal dari kalangan pehobi, komunitas dan pemerhati olahraga sepeda dengan latar belakang profesi rupa-rupa.
“Suasana pagi dengan menyusuri jalanan Kota Denpasar makin membuat kami bersemangat untuk mengayuh sepeda sembari menikmati matahari pagi,” ujar Arya.
Di Pantai Mertasari seluruh peserta bersama sekelompok anggota Pramuka Peduli Lingkungan membersihkan bibir pantai dari sampah plastik.

“Gerakan peduli lingkungan hidup ini menjadi rangkaian acara Bike For Life untuk menjaga kelestarian alam, termasuk kampanye No Plastic Day di beberapa kawasan wisata pantai yang ada di Bali,” ungkapnya.
Dari Pantai Mertasari, perjalanan kemudian berlanjut ke Tukad Bindu, Kesiman, Denpasar Timur. Disini peserta disuguhi pemandangan syahdu dari aliran sungai dan tanaman rindang menyejukkan mata.
“Rangkaian acara ini menegaskan bahwa bersepeda tidak hanya sekadar gowes tetapi juga menumbuhkan rasa sosial dan perduli lingkungan. Ini tantangan kami bagaimana membuat kegiatan bersepeda jadi lebih bermanfaat dan positif,” paparnya.
Lewat pukul 11 siang, seluruh peserta kembali berkumpul di Outlet Rodalink Denpasar melanjutkan kegiatan makan siang, donor darah hingga fun games dan bagi-bagi doorprize senilai puluhan juta rupiah.
Hingga saat ini Rodalink telah memiliki 52 outlet, mencakup 42 outlet di Indonesia, tiga outlet di Singapura dan tujuh outlet di Malaysia. Produk sepeda paling laris masih didominasi jenis Mountain Bike (sepeda gunung), Road Bike (sepeda balap) dan Folding (sepeda lipat). (red)

