Categories Bali Berita Buleleng

Semarakkan Piala Dunia 2026, Pemkab Buleleng Siapkan Nobar Gratis di RTH Rumah Jabatan Bupati

Singaraja ( Penabali.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng memanfaatkan euforia Piala Dunia 2026 untuk mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) gratis. Kegiatan bertajuk “JOSS Nobar Piala Dunia 2026” itu dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng dan terbuka bagi seluruh masyarakat.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Jumat (19/6), mengatakan kegiatan nobar telah dimulai sejak Kamis (18/6) malam. Menurutnya, respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi, terutama dari kalangan anak muda yang memanfaatkan kesempatan menyaksikan pertandingan bersama di ruang publik.

“Sudah mulai dari Kamis malam. Antusias masyarakat lumayan, terutama anak-anak muda,” ujar Sutjidra.

Untuk memberikan kenyamanan kepada penonton, Pemkab Buleleng menyiapkan layar videotron sehingga jalannya pertandingan dapat disaksikan dengan lebih jelas. Kegiatan nobar ini dijadwalkan berlangsung hingga babak perdelapan final.

Jika kompetisi memasuki fase yang lebih krusial, seperti perempat final hingga final, lokasi nobar akan dipindahkan ke Taman Kota Singaraja. Langkah tersebut dilakukan agar mampu menampung jumlah penonton yang diperkirakan terus bertambah.

“Kalau sudah masuk perdelapan atau perempat final nanti kami juga akan mengundang tokoh masyarakat hingga pecinta bola,” katanya.

Tak hanya menyediakan fasilitas menonton bersama, Pemkab Buleleng juga membagikan konsumsi gratis kepada masyarakat yang hadir. Berbagai jenis umbi-umbian rebus disiapkan sebagai suguhan selama berlangsungnya pertandingan.

Menurut Sutjidra, kegiatan nobar ini sejalan dengan imbauan pemerintah pusat untuk memeriahkan penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan dan mempererat hubungan antarmasyarakat melalui olahraga yang digemari berbagai kalangan.

“Nobar ini bukan hanya untuk menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ruang berkumpul masyarakat dalam suasana yang positif dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Disinggung mengenai tim favoritnya, Sutjidra mengaku sejak lama mengidolakan Belanda dan Jerman. Meski Belanda hanya bermain imbang 2-2 pada laga pembuka, ia tetap optimistis tim berjuluk De Oranje tersebut mampu melangkah jauh di turnamen. Sementara penampilan Jerman yang menang telak 7-1 pada pertandingan perdana juga mendapat apresiasinya.

“Tapi Belanda imbang 2-2 di laga pembuka. Jerman juga bagus, kemarin menang 7-1. Saya hampir setiap hari nonton, terutama pertandingan yang pagi,” pungkasnya. (ika)