Denpasar (Penabali.com) – Ciputra SMG Eye Clinic Bali memperluas layanan kesehatan mata dengan menghadirkan operasi katarak setelah satu tahun beroperasi di Bali. Bersamaan dengan peringatan hari jadinya, klinik tersebut juga menyiapkan program tanggung jawab sosial berupa operasi katarak gratis bagi 50 warga kurang mampu.
Peluncuran layanan baru itu berlangsung dalam perayaan 1st Anniversary Ciputra SMG Eye Clinic Bali di Icon Mall Bali Sanur, Sabtu (10/10/2026). Acara tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan dihadiri General Manager Ciputra Group William Ciputra, Head Doctor sekaligus dokter spesialis mata dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M(K), serta dokter spesialis mata dr. Ni Luh Made Novi Ratnasari, Sp.M.
William mengatakan, peringatan satu tahun ini menjadi kesempatan bagi klinik untuk mengembangkan layanan sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat. Selain melayani warga Bali, klinik juga menyasar pasien domestik dan mancanegara yang membutuhkan penanganan kesehatan mata.
“Satu tahun kehadiran kami di Bali menjadi momentum penting untuk terus berkembang. Tahun ini kami tidak hanya merayakan anniversary, tetapi juga meluncurkan layanan katarak sebagai bagian dari upaya kami menghadirkan layanan mata yang lebih lengkap bagi masyarakat Bali, serta turis mancanegara dan turis domestik yang berkunjung ke Bali. Kami juga ingin memastikan kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata melalui program operasi katarak gratis bagi 50 orang kurang mampu yang membutuhkan,” ujar William.
Menurut William, selama satu tahun beroperasi, klinik tersebut telah menangani lebih dari 100 pasien katarak. Capaian itu menjadi salah satu pertimbangan untuk memperluas layanan, sekaligus melihat peluang kebutuhan perawatan mata berkualitas di Bali.
Ia menjelaskan, pengembangan layanan tidak hanya ditujukan bagi pasien lokal, tetapi juga pasien internasional yang ingin memperoleh penanganan kesehatan mata tanpa harus bepergian ke luar negeri. Untuk mendukung hal tersebut, klinik berupaya menggabungkan kualitas layanan medis dengan kenyamanan pasien selama menjalani pemeriksaan maupun tindakan.
Dokter spesialis mata dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M(K), menjelaskan bahwa layanan operasi katarak di klinik tersebut menggunakan teknik phacoemulsification yang didukung teknologi ultrasound modern. Teknik ini membantu dokter melakukan tindakan dengan lebih terkontrol.
Peralatan yang digunakan meliputi The New CENTURION® Vision System dari ALCON dan mikroskop operasi ZEISS OPMI LUMERA 700. Teknologi tersebut membantu dokter mengamati struktur mata secara lebih detail selama prosedur dan mendukung ketelitian tindakan sesuai kondisi pasien.
“Melalui layanan tambahan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat memperoleh penanganan katarak yang tepat dan memiliki kesempatan untuk menikmati kualitas penglihatan yang lebih baik,” ujar dr. Rahayu.
Katarak merupakan kondisi ketika lensa mata yang semula jernih menjadi keruh. Gangguan ini umumnya berkaitan dengan proses penuaan, tetapi juga dapat terjadi pada usia lebih muda. Gejalanya antara lain penglihatan yang semakin kabur dan meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya atau silau.
Jika mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut perlu diperiksa oleh tenaga medis agar pasien memperoleh penanganan yang sesuai. Pemeriksaan mata secara berkala juga penting untuk membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.
Selain layanan operasi katarak, Ciputra SMG Eye Clinic Bali tetap menyediakan layanan koreksi penglihatan, termasuk SMILE PRO Flapless LASIK yang menggunakan perangkat ZEISS VisuMax 800. Prosedur SMILE PRO dilakukan tanpa membuat flap pada kornea, dengan proses laser yang disebut berlangsung sekitar delapan detik untuk setiap mata.
Program operasi katarak gratis bagi 50 warga kurang mampu menjadi bagian dari kegiatan sosial dalam peringatan hari jadi klinik. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses terhadap layanan kesehatan mata.
Melalui kegiatan tersebut, klinik berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama mereka yang mengalami gangguan penglihatan tetapi memiliki keterbatasan untuk mengakses tindakan medis.
Memasuki tahun kedua operasionalnya, Ciputra SMG Eye Clinic Bali menyatakan akan terus mengembangkan layanan dengan dukungan teknologi medis dan tenaga profesional. Klinik ini merupakan bagian dari kemitraan Ciputra Healthcare dan Singapore Medical Group (SMG), yang menyediakan berbagai layanan kesehatan mata di Indonesia.
Dalam acara perayaan tersebut, aktor Fandi Christian turut hadir dan berbagi pengalaman setelah menjalani layanan LASIK di Ciputra SMG Eye Clinic. Kehadirannya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan satu tahun klinik tersebut di Bali. (red)

