Singaraja ( Penabali.com ) – Peringatan HUT ke-8 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berlangsung semarak. Salah satu rangkaian kegiatan dikemas melalui kedokteRUN 8KM 2026 yang digelar di Singaraja, Minggu (6/9).
Ajang lari yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK Undiksha) tersebut diikuti lebih dari 500 peserta. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, tenaga kesehatan, hingga komunitas lari.
KedokteRUN tahun ini semakin menarik dengan keikutsertaan atlet elit asal Kenya. Kehadiran pelari mancanegara tersebut tidak hanya menambah semarak perlombaan, tetapi juga menjadi pengalaman tersendiri bagi pelari lokal untuk berkompetisi dan melihat kemampuan atlet di level internasional.
Mengambil jarak 8 kilometer, peserta dilepas dari kawasan FK Undiksha. Rute kemudian melewati sejumlah ruas jalan di Kota Singaraja, di antaranya Jalan Udayana, Jalan Pramuka, Jalan A. Yani, Jalan Sudirman, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, Jalan Gajah Mada, Jalan Dr. Sutomo, kembali ke Jalan A. Yani, hingga Jalan Dewi Sartika sebelum finis di FK Undiksha.
Kegiatan ini mempertandingkan dua kategori, yakni Kategori Umum dan Kategori Tenaga Kesehatan. Selain menjadi ajang kompetisi, kedokteRUN 8KM juga diarahkan sebagai sarana mengampanyekan pentingnya aktivitas fisik dan pola hidup sehat kepada masyarakat.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK Undiksha, Dr. dr. Made Budiawan, S.Ked., M.Kes., AIFO, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi FK Undiksha dalam mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga.
Menurutnya, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan upaya pengobatan ketika seseorang sakit. Aktivitas fisik dan olahraga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan secara preventif.
“Ajang ini adalah sebuah bentuk untuk menggali potensi-potensi atlet lokal, khususnya di bidang olahraga lari, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik,” ujarnya.
Ia berharap kedokteRUN tidak berhenti sebagai kegiatan dalam rangkaian HUT FK Undiksha. Ke depan, ajang tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi event olahraga yang mempertemukan masyarakat, tenaga kesehatan, komunitas lari, serta atlet dari berbagai daerah.
“Kami juga ingin memberikan ruang bagi para pelari untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya. Mudah-mudahan ke depan kedokteRUN dapat terus berkembang dan menjadi salah satu event olahraga yang ditunggu oleh masyarakat,” katanya.
Wakil Rektor III Undiksha turut mengapresiasi pelaksanaan kedokteRUN 8KM 2026. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan mahasiswa FK Undiksha tersebut memberikan dampak positif karena mengajak masyarakat berolahraga sekaligus memperkuat keterlibatan perguruan tinggi di tengah masyarakat.
Ia juga menilai kehadiran atlet elit dari Kenya menjadi nilai tambah dalam penyelenggaraan tahun ini. Kehadiran atlet internasional tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelari lokal untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi.
“Ini menjadi kesempatan yang baik bagi para pelari lokal untuk mendapatkan pengalaman dan melihat secara langsung bagaimana kompetisi dengan peserta dari tingkat internasional,” ungkapnya. ***

