Categories Hukum Tabanan

Lantik 205 Bintara Prajurit Karier TNI-AD, Pangdam Udayana: Pegang Teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI”

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., melantik 205 Bintara Prajurit Karir TNI AD, di Lapangan Wira Yudha Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (18/2). Pangdam Udayana langsung bertindak sebagai inspektur upacara.

Ke-205 Bintara Prajurit Karir TNI AD terdiri dari 13 kecabangan antara lain Infanteri 99 orang, Kavaleri 20 orang, Artileri Medan 23 orang, Artileri Pertahanan Udara 12 orang, Corp Zeni 10 orang, Corp Penerbad 16 orang, Corp Perhubungan 2 orang, Corp Peralatan 3 orang, Corp Perbekalan dan Angkutan 8 orang, Corp Polisi Militer 4 orang, Corp Ajudan Jenderal 1 orang, Corp Kesehatan Militer 3 orang dan Corp Keuangan 4 orang.

Mereka telah dididik selama 5 bulan di Rindam IX/Udayana dalam 2 tahapan, yaitu tahap Dasar Prajurit selama 3 bulan dengan titik berat materi antara lain Pembinaan Mental, Militer Umum, Taktik dan Teknik Militer, Intelijen, Pengetahuan Hukum dan Jasmani Militer. Kemudian dilanjutkan dengan tahap Dasar Golongan Bintara selama 2 bulan dengan titik berat materi Pembinaan Mental, Pengetahuan Perundang-undangan, Militer Umum, Taktik dan Teknik Militer, Intelijen Teritorial dan Pengetahuan Teritorial. Setelah lulus pendidikan ini, mereka berpangkat Sersan Dua (Serda).

“Keberhasilan dalam pendidikan pertama di Rindam IX/Udayana ini telah mengantarkan kalian menjadi seorang Bintara Remaja, sekalipun masih harus mengikuti pendidikan kecabangan. Sebagai Bintara kalian harus profesional, memiliki loyalitas, bangga terhadap profesi, menjalin kebersamaan serta siap mengemban tugas-tugas negara dan sigap dalam menghadapi berbagai tantangan penugasan seberat apapun, setelah dilantik kalian secara resmi meninggalkan kehidupan sebagai warga negara sipil dan beralih memasuki kehidupan militer”, pesan Pangdam Udayana dalam amanatnya.

205 Bintara Prajurit Karir TNI AD.

Peralihan ini jelas Pangdam, bukan sekedar perubahan fisik dan mental semata, tetapi yang terpenting harus ada perubahan sikap dan perilaku sebagai seorang prajurit. “Sikap dan perilaku seorang warga negara yang telah bersumpah sebagai seorang prajurit, kalian harus mengerti dan memahami tentang tugas pokok TNI Angkatan Darat serta senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI”, tegasnya.

“Hal ini sangat penting untuk disadari, mengingat dipundak kalian tidak saja diletakkan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit, tetapi kalian juga harus mematuhi semua ketentuan dan peraturan perundang-undangan baik yang berlaku bagi masyarakat umum maupun yang hanya berlaku bagi Prajurit TNI”, sambung Pangdam.

Setelah dilantik 205 Bintara Prajurit Karir TNI AD ini akan melanjutkan pendidikan sekitar 4 bulan lagi di Pusdik sesuai dengan kecabangan masing-masing. Kecuali untuk kecabangan Infanteri dididik di Dodik Latpur Singaraja, sedangkan untuk kecabangan yang lainnya sebagian besar di Bandung.

Dalam upacara pelantikan tersebut ditampilkan demontrasi ketangkasan dan keterampilan antara lain Bongkar Pasang Senjata, Kolone Senapan dan Bela Diri Yong Moodo. Pada kesempatan itu juga terpilih prajurit yang berhasil meraih nilai tertinggi dalam asfek Tri Pola Dasar Pendidikan. Serda I Kade Isang Maha Hartawan meraih nilai tertinggi dalam aspek Sikap dan Prilaku, kemudian Serda Anak Agung Gede Sandita Yasa nilai tertinggi dalam aspek Pengetahuan dan Ketrampilan dan nilai tertinggi dalam aspek Jasmani Militer diraih Serda Imam Mahdin.

Turut hadir dalam upacara pelantikan antara lain Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Kapok Sahli, para Perwira Staf Ahli, para Asisten, LO-AL, LO-AU, para Komandan/Kabalak Kodam IX/Udayana, Wakil Bupati Tabanan, para Kepala OPD Kabupaten Tabanan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana beserta pengurus dan sejumlah undangan lainnya. (red)