Puspanegara: Listrik Tak Boleh Padam di Kawasan Wisata Premium

Sebentar lagi akan memasuki tahun 2019. Biasanya menjelang tutup tahun, berbagi pihak akan menggelar pesta perayaan melepas tahun dan menyambut datangnya tahun baru. Tak hanya masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara dan domestik akan meramaikan pesta perayaan malam pergantian tahun.

Bagi Bali, malam pergantian tahun juga menjdi berkah bagi pelaku pariwisata karena tingkat hunian kamar akan meningkat drastis. Hal ini karena turis-turis akan menghabiskan liburan natal dan tahun barunya di Bali sembari menikmati suasana pesta perayaan malam pergantian tahun. Sejumlah tempat wisata dipastikan akan ramai dan terjadi konsentrasi massa yang cukup tinggi. Situasi ini juga menjadi atensi dari ihak berwenang baik kepolisian dan TNI serta tak lupa soal kesiapan penerangan (listrik) saat pesta perayaan malam pergantian tahun berlangsung, terutama pada kawasan-kawasan destinasi wisata.

“Pada malam tahun baru listrik tidak boleh padam terutama di kawasan pariwisata “premium” seperti Kuta, Legian, dan Seminyak”, ujar praktisi pariwisata Wayan Puspanegara, yang ditemui di Legian, Minggu (30/12).

Puspanegara mengatakan, wajah destinasi akan dipertaruhkan oleh stabilnya arus listrik. “Karena itu listrik harus tetap stabil sepanjang masa di kawasan destinasi pariwisata premium seperti Seminyak, Legian dan Kuta (Samigita), Nusa Dua, Jimbaran, Ungasan, Pecatu, Kutuh, hingga Batu Belig, Berawa, Canggu, Munggu dan sekitarnya”, pungkasnya.

Menurut Puspanegara, sejauh ini sesuai info PLN ada pemadaman bergilir untuk penghematan daya. Hal ini boleh saja dilakukan tetapi destinasi premium tidak boleh padam sedetik pun demi menjaga citra dan pertumbuhan kualitas destinasi ditengah ketatnya persaingan antar destinasi dunia.

“Saya berharap kepada PLN wilayah Bali untuk dapat menjaga stabilitas power saat perayaan tahun baru termasuk siaga dalam keadaan darurat. Hal ini menjadi esensial karena listrik saat tahun baru menjadi kebutuhan utama dan gaya hidup bagi warga dan wisatawan yang sedang merayakan pergantian tahun sekaligus stabilnya aliran listrik menunjukkan pelayanan yang baik bagi warga dan wisatawan”, ucap Puspanegara yang di Pileg 2019 maju sebagai caleg DPRD Badung dari Partai Golkar dapil Kuta nomor urut 2.

“Saya juga berharap stabilitas power tetap terjaga dan kecepatan tim teknis PLN di lapangan tetap sigap dan responsif demi pelayanan publik dan wajah destinasi”, imbuh tokoh masyarakat Legian yang dikenal merakyat dan cerdas ini.

Kinerja yang cepat, tanggap dan responsif mengatasi persoalan listrik yang terjadi di masyarakat dari tim PLN wilayah Bali bersama jajarannya, harus diapresiasi. “Tim teknisi PLN sudah sangat responsif atas berbagai gangguan listrik serta cepat ditangani terutama di wilayah Kuta”, ujar Puspanegara yang aktif di berbagai organisasi ini. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *