Setelah 500 Tahun, Homa Yadnya Akan Kembali Digelar

“Wagub Cok Ace Hadiri Karya Agung Mamungkah di Pura Dasar Bhuwana Gelgel”

 

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Karya Agung Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Tawur Panca Wali Krama, Mahayu Jagat, dan Marisuda Gumi di Pura Dasar Bhuwana Gelgel, Klungkung, Kamis (20/12). Karya dipuput tiga sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Griya Aan, Ida Pedanda Gede Jumpung dari Griya Jumpung, dan Ida Pedanda Gede Yoga dari Griya Wanasari.

Untuk diketahui, karya yadnya ini dilaksanakan serupa dalam bentuk Homa Yadnya yang pernah dilaksanakan sekitar 500 tahun silam ketika zaman Ida Dalem Waturenggong. Kala itu dipuput oleh Danghyang Nirartha dan Danghyang Astapaka. Kali ini, karya serupa akan digelar dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar. Puncaknya jatuh pada tanggal 31 Desember 2018, dan akan mesineb 14 Januari 2019.

Bendesa Adat Gelgel Putu Arimbawa mengatakan, Homa Yadnya sekitar 500 tahun silam itu tertuang dalam sejarah Pura Dasar Bhuana Gelgel. Namun tak dirinci rentetan upacaranya. Yang pasti, setelah sekitar 5 abad, upacara serupa belum pernah digelar lagi di sana. Selama ini sebatas melaksanakan Karya Ngusaba Nini dan Ngusaba Jagat yang rutin tiap tahun, bertepatan pada Purnama Kapat.

Dikatakan, karya ini merupakan tingkat utamaning utama, dengan menghaturkan berbagai jenis wewalungan. Diantaranya, 13 ekor kerbau dengan berbagai jenis, 13 penyu, dan berbagai jenis hewan lainnya. “Tujuan karya mengembalikan vibrasi pura untuk menjaga keajegan Bali,” jelas Arimbawa didampingi Wakil Bendesa Gelgel Jro Mangku I Wayan Suandi, Bendahara Made Suryawan dan Koordinator Humas Ketut Sugiana.

Ia juga mengatakan karya yadnya ini membutuhkan waktu sekitar setahun bagi pengempon pura menyiapkan rentetan karya yang akan dipuput oleh 38 sulinggih dari seluruh Bali. Dan karya ini diempon oleh Krama Gelgel sekitar 3.000 kepala keluarga (KK). Mereka terdiri dari tiga desa dinas. Yakni Desa Tojan, Desa Gelgel dan Desa Kamasan. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *