Singaraja ( Penabali.com) – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, terus berupaya memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa. Melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2025, pengurus menegaskan pentingnya peningkatan sosialisasi sekaligus pengembangan berbagai unit usaha yang berpihak pada potensi lokal desa.
Kepala KDMP Desa Ambengan, Made Nyiri Yasa, S.Sos., M.MA., menjelaskan bahwa RAT menjadi momentum penting untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2025, sekaligus memaparkan rencana bisnis, rencana kerja, serta rencana pendapatan dan belanja koperasi secara rinci kepada para anggota. Dengan keterbukaan tersebut, diharapkan anggota semakin memahami arah dan keberadaan KDMP di desa.
“Melalui RAT ini, seluruh laporan dan rencana ke depan kami sampaikan secara terbuka. Saat ini KDMP sudah memiliki sekitar 300 anggota. Ke depan, sosialisasi akan terus kami tingkatkan agar masyarakat semakin paham manfaat dan peluang yang bisa diperoleh dari koperasi ini,” ujarnya.
Made Nyiri Yasa menambahkan, sebagai koperasi binaan pemerintah, KDMP harus terus didorong agar dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Dalam jangka pendek, KDMP telah menyiapkan program pertanian “ngubuh kucit gulung” dengan masa panen sekitar empat bulan. Selain itu, KDMP juga akan mengembangkan sejumlah gerai usaha, seperti gerai sembako, bengkel, serta usaha di sektor perikanan yang akan bekerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat setempat.
“Ke depan, hasil dari unit-unit usaha ini juga diarahkan untuk mendukung suplai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, kami juga merencanakan pembangunan gudang logistik. Untuk itu, saat ini tengah dilakukan penjajakan kerja sama dengan warga terkait penyediaan lahan,” jelasnya.
Dalam jangka panjang, KDMP Desa Ambengan juga menaruh perhatian pada pengelolaan potensi pertanian dan perkebunan, khususnya komoditas cengkih. Melalui manajemen koperasi, hasil cengkih diharapkan dapat dipasarkan secara langsung tanpa bergantung pada tengkulak, sehingga harga yang diterima petani menjadi lebih kompetitif dan menguntungkan.
Sementara itu, Perbekel Desa Ambengan, Nyoman Seri, menegaskan bahwa keberadaan KDMP bukanlah sebagai pesaing sektor-sektor usaha yang telah ada, melainkan sebagai mitra strategis dalam mendorong produktivitas masyarakat. Dengan keberadaan KDMP, masyarakat diharapkan semakin terpacu untuk mengembangkan potensi ekonomi desa.
“KDMP ini bukan saingan, tetapi mitra. Dengan potensi Desa Ambengan yang besar, mulai dari perkebunan, pertanian hingga pariwisata, kami optimistis koperasi ini akan terus berkelanjutan dan mampu menggerakkan perekonomian desa,” tegasnya.
Ia pun mendorong para pengurus KDMP agar terus meningkatkan semangat dan inovasi dalam mengelola koperasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas dan mampu menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi Desa Ambengan. (ika)

